8.31.2019

PUBG Mobile Batasi Warga Indonesia Bermain Maksimal 6 Jam

ARENANDROID | Game yang menggetarkan masyarakat muda di Indonesia akhir-akhir ini menjadi perhatian besar bagi pemerintahnya. Kecaman pemerintah India atas permainan PUBG Mobile yang adiktif membuat pengembang game itu membuat fitur khusus untuk mengurangi angka kecanduan game ini.

Kenapa hal ini terjadi? Anak mudah di Indonesia kecanduan akan Game yang satu ini, ditambah lagi PUBG dapat mengajarkan kita kekerasan kepada sesama manusia yaitu saling membunuh dengan senjata tajam juga dengan pukulan yang membuat emosi meledak seakan kita dituntun untuk marah.

Pemerintah Indonesia mulai blacklist game milik Tancent dan tidak akan bisa dimainkan di wilayahnya namun Tancent melakukan rundingan kepada pemerintah indinesia untuk tidak di blacklist. Akhirnya PUBG diberi keringanan tetap bisa dimainkan oleh orang Indonesia namun hanya bisa dimainkan selama 6 jam dalam 1 hari.

Fitur ini diketahui telah mulai diuji coba sejak 21 Maret lalu di India. Para pemain melaporkan bahwa mereka mendapatkan pesan peringatan terkait waktu bermain ketika melakukan proses login pada akun masing-masing.

Pesan tersebut akan muncul ketika pemain telah bermain PUBG Mobile selama 6 jam di hari yang sama. Jika pemain sudah melewati batas waktu tersebut, ia baru bisa kembali melakukan login di hari berikutnya.

Menurut pihak Tencent, fitur ini memang sengaja dibuat agar PUBG Mobile tetap dapat dimainkan secara sehat dan bertanggung jawab. Tencent pun mengakui bahwa fitur ini dirilis karena adanya wacana pemblokiran PUBG Mobile di India.

Dikutip KompasTekno dari XDA Developers, Senin (25/3/2019), pihak Tencent menyatakan akan berupaya untuk melakukan dialog dengan pemerintah setempat agar wacana pelarangan PUBG Mobile dibatalkan.

Di Indonesia sendiri, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah mengkaji usulan masyarakat terkait fatwa game PUBG. Sejumlah masyarakat menilai ada unsur radikalisme yang dimainkan dalam game ini.

Game PUBG membuat kontroversi setelah masyarakat menilai permainan tersebut dan PUBG dapat memicu radikalisme karena mempraktikkan peperangan dan pembunuhan.

Sumber: compas .com

Mulai aja dulu.